KAMPAR – Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, menegaskan komitmennya berada di garda terdepan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah Rantau Kampar Kiri, khususnya melalui penguatan sektor pendidikan dan pendidikan agama.
Hal itu disampaikannya saat mendampingi Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si, dalam pertemuan silaturahmi bersama Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain, Selasa (20/1/2026), di Ruang Rapat Wakil Bupati Kampar.
Menurut Eko, inisiatif Ninik Mamak Kenegerian Lipat Kain yang membangun Madrasah Ibtidaiyah (MI) dengan dana swadaya mencapai Rp1,8 miliar merupakan bukti nyata bahwa masyarakat adat memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan daerah.
“Pendidikan itu sangat penting. Kapan lagi kita bangkit kalau bukan sekarang. Pendidikan adalah kunci utama, dan pendidikan agama adalah pondasi moral generasi Kampar ke depan,” tegas Eko dengan nada optimistis.
Ia menilai pembangunan MI di Lipat Kain bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
“Kalau pendidikan kuat, daerah akan berdiri tegak. Kalau pendidikan agama hidup, karakter masyarakat akan kokoh. Ini yang sedang kita bangun di Rantau Kampar Kiri,” ujarnya.
Eko juga menyampaikan bahwa DPRD Kampar siap mengawal setiap program pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat, termasuk memperjuangkan dukungan sarana dan prasarana pendidikan agar sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat.
Selain sektor pendidikan, Eko turut menyinggung langkah strategis pembangunan daerah lainnya, termasuk rencana Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terpadu seluas 10 hektare yang saat ini tengah dikomunikasikan dengan pihak perusahaan pengelola dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar.
TPA tersebut dirancang dengan konsep modern, di mana sampah tidak hanya ditimbun, tetapi diolah kembali menjadi pupuk dan energi, sehingga memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“Pembangunan Kampar harus berjalan seimbang. Pendidikan kita kuatkan, lingkungan kita jaga, ekonomi masyarakat kita dorong. Itu visi pembangunan yang kami perjuangkan,” kata Eko.
Sementara itu, Wakil Bupati Kampar menyampaikan apresiasi atas peran aktif Ninik Mamak dan dukungan DPRD Kampar dalam pembangunan pendidikan. Ia menegaskan bahwa meskipun Madrasah berada di bawah naungan Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Kampar tetap berupaya memberikan dukungan, khususnya dalam hal sarana pendukung dan tenaga pendidik.
Pertemuan tersebut menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan tokoh adat, dengan Eko Sutrisno tampil sebagai figur sentral yang konsisten mengawal kebangkitan Rantau Kampar Kiri melalui jalur pendidikan. (bule)
#Eko Sutrisno #Pendidikan Garda Terdepan #Kebangkitan Rantau Kampar Kiri