Akrab Bersama M. Rahul, Suhardiman Tepis Isu Hoaks Lawan Politik

Akrab Bersama M. Rahul, Suhardiman Tepis Isu Hoaks Lawan Politik
Ketua DPD Gerindra M Rahul Akrab Dengan Ketua DPC Gerindra Kuansing Suhardiman Amby

Teluk Kuantan - Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, Ak. MM kian membuat lawan politiknya makin ketar ketir karena gerakannya yang menyentuh hingga masyarakat bawah. Fitnah dan Isu hoax pun disebarkab diuntuk melemahkan Bupati dengan cara adu domba.

Tidak hanya sekali dua, isu hoax terus dihembuskan mulai dari kasus penanganan hukum yang menyeret Bupati Kuansing, Andi Putra, hingga kasus Sukarmis, dalang yang dituding adalah Suhardiman Amby, namun semua tudingan itu tidak terbukti, karena tujuannya hanya untuk mendiskreditkan Suhardiman Amby.

Tak mempan dengan tudingan itu, isu terbaru pun dihembuskan dengan cara mengadu domba  Bupati dengan Ketua DPD Gerindra Riau, Rahul dan M. Nasir Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, ayah kandung dari Rahul, merupakan Balon terkuat Gubri.

Tujuannya, agar Gerindra dan Partai Demokrat tidak memberikan dukungan kepada Suhardiman Amby, pada Pilkada serentak mendatang, dan dapat dianalisa isu yang ditebar ini sangat menggelikan dan tanpa logika.

Karena sejatinya Gerindra akan menjadi Partai Penguasa di tingkat Nasional, setelah terpilihnya Prabowo Subianto, sebagai Presiden RI yang merupakan Ketum Gerindra, maka dapat disimpulkan hanya Politikus bodoh yang akan meninggalkan Partai Panguasa.

Apalagi seorang Suhardiman Amby, bukan sosok baru dalam berpolitik, tentunya akan lebih memahami kondisi yang akan memudahkan langkahnya, dalam menjemput dana pusat untuk membangun Kuansing, tanpa itu pun ia begitu gencar melobi pusat.

Isu murahan ini pun, dibantah Desver Librian yang akrab disapa Vea. Ia pun mengakui hanya Politikus bodoh yang akan keluar dari Partai penguasa, karena tak ada logikanya partai yang sudah memenangkan pertarungan secara Nasional tiba-tiba akan mau keluar.

"Logikanya dimana, coba fikir. Apalagi Bupati ini baru siap memenangkan Pileg di Kuansing, terus akan dia tinggalakan. Kadang yang buat isu ini, lucu-lucuan saja," katanya.

Apalagi kata Vea, akan menghadai Pilkada, tentunya Bupati membutuhkan sokongan besar, baik rekom partai maupun dukungan para kader. Hal ini katanya mesti difahami juga oleh lawan politik tanpa menebar isu yang tak masuk akal.

"Sudah lah, jangan lagi buat kegaduhan. Mari kita bertarung secara terbuka dan profesional. Tanpa melempar isu-isu yang tak masuk diakal," katanya.

Sementara Bupati sendiri tidak terlalu menanggapinya, sebagai politikus yang sudah malang melintang di dunia politik baginya isu yang dilempar sudah biasa dan tidak mengganggu dirinya dalam menuntaskan tugas negara yang saat ini ia jalani.

 

 

"Hoax aja tu dinda, jangan terlalu ditanggapi," ucapnya singkat.

 

 

Seperti diketahui isu yang dihembuskan kepada Bupati, dirinya disebutkan tidak nyaman dengan intervensi Rahul dan M. Nasir, yang sejatinya merupakan teman baiknya dalam dunia politik.***

#Gerindra #Pilkada #Politik