Kajari Kuansing Bersama Kapolres Fokus Monitoring Aspek Hukum Serta Pengawasan Kerusakan Alam

Kajari Kuansing Bersama Kapolres Fokus Monitoring Aspek Hukum Serta Pengawasan Kerusakan Alam

Teluk Kuantan – Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi (Kajari) Muhammad Harun Sunardi, S.E., S.H., M.H., menegaskan komitmennya bersama Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H dalam memperkuat pengawasan terhadap aspek hukum terkait penebangan hutan liar yang diduga menjadi salah satu pemicu banjir di sejumlah wilayah. Hal itu ia sampaikan dihadapan awak media usai mengikuti Apel Siaga Bencana yang digelar di Lapangan Ex PT Ludin, Minggu (30/11/2025) pagi.

Kajari Kuansing menilai praktik penebangan liar tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berdampak langsung terhadap meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum akan diprioritaskan untuk memberikan efek jera. “Kami akan memperketat monitoring dan menindak tegas setiap aktivitas ilegal yang merusak hutan. Ini bagian dari upaya kami mencegah banjir dan menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Muhammad Harun Sunardi.

Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H, menyampaikan bahwa Polres telah menyiapkan langkah strategis mulai dari patroli kawasan rawan hingga pendalaman laporan masyarakat terkait aktivitas pembalakan liar. “Kami tidak akan kompromi terhadap pelaku illegal logging. Penanganan cepat dan akurat akan kami lakukan demi menjaga stabilitas keamanan dan lingkungan di Kuansing,” tegas Kapolres.

Keduanya juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan hutan. Sinergitas Kejaksaan dan Kepolisian, ditegaskan mereka, menjadi kunci penting dalam meminimalisir kerusakan hutan sekaligus menekan risiko banjir berulang di Kabupaten Kuantan Singingi. “Penegakan hukum tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat,” tutup Kajari dan Kapolres

#kapolreskuansing #kajarikuansing #penebanganhutanliar #siagabanjir