Teluk Kuantan – Sejumlah investor menunjukkan ketertarikan untuk mengelola sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), di antaranya Hotel Kuansing, Wisma Jalur, serta Rumah Susun (Rusun) di Teluk Kuantan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Umum Setda Kuansing, Deswan Antoni, bersama Kepala Bagian Ekonomi, Dr. Trian Zulhadi, di sela-sela kegiatan peninjauan lapangan yang dilakukan bersama investor, Kamis (2/4/2026) petang.
Menurut Deswan Antoni, ketertarikan investor ini menjadi angin segar bagi pemanfaatan aset daerah yang selama ini belum optimal, khususnya Hotel Kuansing yang diketahui dalam kondisi terbengkalai.
Ini juga menjadi atensi pengembangan oleh Pak Bupati, Dr. H. Suhardiman Amby dan Wabup, H Muklisin untuk menggenjot PAD dari sektor aset yang selama ini terabaikan, cetus Toni.
“Hotel Kuansing yang selama ini terbengkalai juga diminati untuk dikelola oleh investor. Ini tentu menjadi peluang bagi daerah untuk menghidupkan kembali aset yang ada agar lebih produktif,” ujar Deswan bersama Kabag Keuangan Setda Kuansing.
Ia menjelaskan, selain Hotel Kuansing, Wisma Jalur dan Rusun Teluk Kuantan juga masuk dalam daftar aset yang dilirik untuk dikelola secara profesional.
Diharapkan, dengan adanya pihak ketiga yang berpengalaman, pengelolaan aset tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi daerah.
Sementara itu, Kabag Ekonomi Setda Kuansing, Dr. Trian Zulhadi, menyebutkan bahwa penjajakan ini masih dalam tahap awal dan akan ditindaklanjuti dengan pembahasan teknis serta kajian kerja sama yang sesuai dengan regulasi.
“Pemerintah daerah tentu menyambut baik minat investor, namun seluruh proses akan tetap mengacu pada aturan yang berlaku, termasuk mekanisme kerja sama pemanfaatan aset daerah,” jelasnya.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi fisik bangunan serta potensi pengembangan ke depan. Investor juga diberikan gambaran terkait lokasi strategis serta peluang usaha yang dapat dikembangkan dari aset-aset tersebut.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap, kerja sama ini nantinya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
